Foto:

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa CO2 adalah opsional, dimana tanaman dapat tumbuh tanpa CO2. Hal itu adalah benar, tapi seperti layaknya manusia, CO2 adalah salah satu sumber untuk tumbuh kembang tanaman. Sedangkan di dalam aquarium jumlah CO2

saya sudah membuat sebuah artikel tentang apa saja yg kita butuhkan untuk membuat aquascape, maka kali ini adalah artikel lanjutannya. Ini artikel sebelumnya Lansung saja ke aquascape17 Jika semua yang tersebut diatas sudah dipenuhi maka kita sudah siap untuk menanam tanamannya didalam aquarium

This is default featured slide 3 title

saya sudah membuat sebuah artikel tentang apa saja yg kita butuhkan untuk membuat aquascape, maka kali ini adalah artikel lanjutannya. Ini artikel sebelumnya Lansung saja…..http://aquascape17.blogspot.com Jika semua yang tersebut diatas sudah dipenuhi maka kita sudah siap untuk menanam tanamannya didalam aquarium.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 10 Oktober 2016

Tips Untuk Membuat Nano Aquascape


Tips Untuk Membuat Nano Aquascape



Tips yang harus diperhatikan untuk membuat ekosistem nano aquascape
Seperti kita ketahui nano aquascape memiliki ukuran akuarium yang kecil, bisa saja kurang dari 30 liter, 20 liter, 10 liter atau bahkan kurang dari 5 liter, apakah kita masih bisa membuat ekosistem yang stabil dengan sedemikian kecil ukuran.  Yaa bisa saja, apa yang tidak bisa dilakukan manusia dengan rekayasa teknologinya?, bukankah dulu mesin komputer pertama kali diciptakan begitu besar, semakin lama semakin kecil, bahkan dengan teknologi yang juga populer disebut nano; komputer saat ini bisa dimasukkan ke kantong saku.
Demikian halnya dengan aquascape, sejak jaman dulu pedagang dan toko ikan sudah menjual tanaman air, namun permintaan saat itu sepi, kenapa?’ karena tanaman banyak yang mati dan membusuk ketika dipelihara dalam akuarium. Setelah masuk teknologi pupuk dari Jerman,  mulai berkembanglah hobbi aquascape hingga saat ini. Tak hanya teknologi pupuk, bahkan teknologi pendukung lainnya seperti substrat, fertilisasi CO2, dan lain lain menjadikan aquascaper semakin kreatif dalam menciptakan seni aquascape yang indah dengan hanya sedikit kendala.
Memang betul membuat aquascape dengan ukuran yang lebih besar akan memiliki keuntungan tersendiri dibanding dengan nano aquascape. Antara lain ukuran akuarium yang lebih besar lebih menjamin terhadap keberlangsungan dan kestabilan ekosistem, karena parameter parameter air dapat terkendali dengan perubahan yang tidak terlalu drastis. Sementara dengan ukuran akuarium yang jauh lebih kecil parameter tersebut dapat berubah secara drastis yang dapat mengancam baik kehidupan flora maupun fauna. Namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa diantisipasi. Disinilah seni dan pengetahuan berpadu dan berperan untuk mengatasi tantangan dalam nano aquascape.
Tips apa yang perlu diperhatikan untuk membuat nano aquascape
1. Ketahuilah jenis tanaman yang akan di tanam, pahamilah karakter tanaman tersebut.
Karena ukuran space akuarium kecil, anda harus berhati hati memilih tanaman air, sebagai tips tentunya pilihlah tanaman air yang memiliki ukuran daun kecil atau kerdil. Ukuran tanaman dan atau daun yang besar hanya menambah kesan semakin kecilnya akuarium, dan kita tidak bisa menciptakan pemandangan landscape/ aquascape apapun dengan kondisi demikian. Sebaliknya dengan ukuran tanaman yang memiliki karakter kerdil atau mini kita dapat menghemat banyak ruang untuk mengatur tata letak tanaman. Tanaman yang kerdil juga tidak boros dalam mengambil unsur hara, demikian pula karbondioksida terlarut untuk fotosintesis tanaman. Tanaman air yang berukuran mini biasanya didominasi oleh tanaman yang biasa dibuat untuk carpet aquarium atau tanaman penutup substrat, seperti Hemiantus cubaFissidens fontanus (jenis moss),Riccia fluitans, Oleocharis parvula (jenis hair grass), Echinodorus tenellusUmbrosum anthemum (montecarlo), Staurogyne repens dll.
Hal ini tidak berarti hanya tanaman sejenis “carpet” saja yang bisa ditanam dalam nano aquascape, anda tetap dapat mengkombinasikannya dengan tanaman tipe stem lainnya atau bahkan tipe rhizome untuk memberikan kesan lebih alami dengan komposisi yang indah pada midground.  Sebagai contoh anda dapat memilih Rotala macrandra mini,Proserpinaca palustrisAnubias nana mini bahkan bila mau Ludwigia arcuata bisa menjadi pilihan. Pengetahuan mengenai jenis tanaman dan karakteristik kebutuhan lingkungan serta kecepatan tumbuhnya sangat penting untuk aquascaper terlebih lagi untuk membuat nano aquascaping. Dalam ukuran akuarium yang kecil tentunya lebih sulit bagi kita melakukan pruning/ pemangkasan atau pemeliharaan tanaman, untuk itu usahakan pilihlah tanaman yang memiliki karakter pertumbuhan lambat. Terlebih lagi tanaman yang memiliki karakter pertumbuhan lambat biasanya juga tidak boros nutrisi. Dalam area akuarium yang berukuran  mini ini disarankan sedapat mungkin menghemat sumber lingkungan lainnya seperti pupuk, dan COterlarut.
2. Fauna
Apakah nano aquarium hanya untuk tanaman saja, jawabannya bisa iyaa. Tentunya ikan akan lebih senang dengan area yang luas, mereka akan hidup lebih sehat, dan ceria bila area bermainnya luas. Akuarium yang berukuran mini akan membuat ikan stress, mengertilah sedikit perasaan ikan .. hehe.
Namun bagi anda yang tetap ingin melengkapi nano akuariumnya dengan fauna yaa sudahlah …, namun ada syaratnya, pilihlah ikan berukuran kecil, seperti ikan neon tetra, peliharalah dalam jumlah sedikit saja sekitar  5 – 8 ikan sudah mencukupi, tambahkan udang seperti neocardinia  cukuplah 5 ekor saja untuk pemakan alga, dan pembersih daun daun tanaman, anda masih bisa menaruh 2 siput seperti zebra. Cukuplah sudah fauna yang sedikit ini untuk menambah menghidupkan suasana mini aquascape kita. Karena sebetulnya dengan ukuran akuarium yang mini, fauna anda akan terlihat lebih maksi dan banyak, karena mereka akan bergerak kesana-kemari dalam area yang sempit.
Bagaimana dengan equipment akuarium  lainnya ?”,
Untuk mini aquascape yang memang berukuran kecil < 10 liter, yang kita letakkan sebagai misal di atas meja belajar, atau meja kerja, atau bahkan meja customer service. Tentunya sulit bagi kita menambahkan equipment lain seperti filter (kecuali eksternal hanging on back filter/ filter gantung kecil), atau tabung CO2; karena tentu saja perabotan itu akan menambah sempit meja yang sudah sempit, di samping merusak pemandangan secara umum yang tentunya ingin menampilkan kesan minimalis, manis, elegan dan tetap rapih di atas meja
Lalu bagaimana ? mudah saja, karena akuarium nano aquascape  ini relatif kecil tentunya tidak terlalu merepotkan bila kita menguras sebagian airnya  (setengah sampai dua pertiga)  dan mengisinya kembali dengan bantuan pipa, disamping untuk membuang kelebihan ammonia, air baru yang dimasukkan ini akan menyegarkan tanaman aquascape, karena air baru ini umumnya masih kaya dengan kadar CO2. Kita hanya perlu waktu sekitar 10 menit untuk melakukan ini. Ingat jangan sampai pekerjaan ini merusak settingan aquascape, anda perlu berhati hati untuk melakukan ini. Untuk mengisi kembali akuarium dengan air letakkanlah mulut pipa pada wadah cangkir sehingga air yang keluar dari pipa tidak menimbulkan gejolak pada lantai akuarium yang bisa mengakibatkan rusaknya settingan aquascape. Anda bisa melakukan pekerjaan ringan ini seminggu sekali.
Satu equipment yang harus ada hanyalah lampu untuk syarat fotosintesis tanaman air, anda bisa mendesain lampu ini sedemikian rupa sehingga nampak kompak dan menyatu dengan bentuk akuarium mini. Atau pergilah ke toko akuarium dan pilihlah yang cocok dengan ukuran mini akuarium anda. Pencahayaan akan menambah indah pemandangan aquascape disamping kebutuhan utamanya untuk berlangsungnya syarat fotosintesis tanaman air. 




   

Keterangan foto :
Tampak samping dan atas
Judul desain nano aquascape : Early Summer Tree
Aquascaper : Hudi Leksono
Akuarium : Custom cylinder acrylic thickness 5 mm diameter 20 cm height 15 cm Vol : < 5 liter
Aquatic plant :
Oleocharis parvula
Echinoderus tenellus
Fissidens fontanus 
Taxophyllum barbieri
Ludwigia arcuata
Ludwigia pentanal
Ludwigia repens
Vallisneria americana mini twister
Proserpinaca palustris
Rotala macrandra 


Gejala/ Symptom Kekurangan Nutrisi Pada Tanaman Aquascape

Gejala/ Symptom Kekurangan Nutrisi Pada Tanaman Aquascape

Kekurangan nutrisi tanaman aquarium dapat menciptakan masalah besar kadang-kadang kekurangan gizi disebabkan oleh kelebihan unsur nutrisi lainnya.
Memang bukan hal yang sepele menentukan jumlah yang tepat dari nutrisi sejumlah tanaman dalam aquarium karena tingkat nutrisi sulit diukur, dan sebab lain tanaman aquarium yang ditanam juga beragam tingkat kebutuhan nutrisinya, tanaman juga terus tumbuh dan berkembang.
Cara termudah untuk mengamati jika tanaman akuarium memiliki kekurangan gizi adalah mengamati gejala kesehatan tanaman dan hal ini mudah diamati terutama pada daun.



 

Tanaman akuarium kekurangan gizi dapat diamati dengan cara berikut:
• Warna daun, secara umum dalam kasus daun kekurangan gizi berwarna kuning atau putih
• Bentuk daun yang kekurangan gizi menyebabkan daun baru cacat dan kerdil.
• Struktur daun yang mengalami defisiensi nutrisi menciptakan lubang di daun.

Tanaman yang tumbuh cepat adalah indikator yang baik untuk mengamati kekurangan gizi, karena jenis tanaman yang cepat tumbuh tidak memiliki cadangan nutrisi yang tinggi ini berarti bahwa segera setelah kekurangan gizi tanaman akan menunjukkan gejala kekurangan gizi. Untuk itu segeralah lakukan koreksi dengan menambahkan pupuk, terutama pupuk cair, namun  jangan berlebihan karena justeru akan memunculkan masalah baru seperti hadirnya algae/ ganggang. Nutrisi yang berlebih akan dimanfaatkan ganggang untuk tumbuh.


Defisiensi Phospat (PO4)

 

Rekomendasi tingkat Fosfat: 0,05 -1.5mg / l
Fosfat adalah nutrisi tanaman penting dan di alam dapat ditemukan dalam konsentrasi yang sangat rendah sekitar 0,01 mg / l. Di akuarium air tawar sumber utama Fosfat adalah limbah makanan ikan dan kotoran/ feses ikan. Ketika tingkat fosfat optimal terlampaui ganggang akanmulai berkembang biak. Alga dapat menyimpan sejumlah besar fosfat yang memungkinkan mereka untuk tumbuh lebih lanjut bahkan jika tingkat fosfat mengalami penurunan sampaitingkat yang direkomendasikan.
Dalam banyak akuarium dengan beberapa ikan dan banyak tanaman ada risiko kekuranganfosfat yang mengakibatkan gejala daun tua berwarna kuning dan ada spot hijau kemudian cepatluruh


Defisiensi Magnesium (Mg)


  



Rekomendasi tingkat Magnesium: 5-10mg / l
Magnesium adalah macroelement sangat penting dan diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.
Gejala defisiensi magnesium: vena gelap dan daun menguning.
Kekurangan magnesium memiliki hampir gejala yang sama seperti kekurangan zat besi , satu-satunya perbedaan adalah bahwa pada kekurangan magnesium terdapat  gejala menguningantara urat-urat daun yang lebih besar. Daun barupun yang memiliki kekurangan magnesiumsama gejalanya seperti daun tua, vena akan berwarna lebih gelap dan daun menguning.Kekurangan magnesium dapat menghentikan pertumbuhan tanaman.


Defisiensi Carbondioksida (CO2)




Direkomendasikan Karbon Dioksida tingkat: 20-25mg / l
Karbon Dioksida adalah nutrisi yang sangat penting dan dalam kebanyakan kasus itu adalahfaktor pembatas dalam pertumbuhan secara keseluruhan. Dalam akuarium air tawar tingkatCO2 di bawah 20mg / l akan menyebabkan masalah karena proses  fotosintesis menjadi terbatas.
Gejala kekurangan karbon dioksida: adanya deposit putih pada daun, daun muda memutar ataukeriting. Daun menguning dan munculnya algae pada daun, terutama BBA (Black Brush Algae). Kekurangan CO2 dapat diatasi dengan menggunakan sistem injeksi  gas CO2, dengan cara ini tanaman akan menang melawan ganggang. Bila belum memiliki tabung gas CO2, cobalah membuat DIY reactor CO2 dari ragi dan gula, CO2 cair juga dapat sedikit membantu.

Defisiensi Manganese (Mn)

 


Mangan adalah nutrisi yang diserap oleh tanaman melalui daun dan akar. Mangan dapat ditemukan dalam air keran dan itu adalah alasan mengapa kekurangan mangan tidak sangat umum di akuarium air tawar. Semua pupuk tanaman yang universal mengandung mangan danketika  kita menambahkan pupuk di akuarium berarti kita menambahkan juga Mangan dengan cara ini kita yakin bahwa tanaman kita tidak akan menderita defisiensi mangan.
Gejala kekurangan Mangan adalah: Daun dengan bintik-bintik kuning, Lubang-lubang padadaun.
Obat untuk kekurangan Mangan: Semua pupuk cair mengandung mangan.

  
Defisiensi Nitrate (NO3) 





Rekomendasi tingkat Nitrat: 5-25mg / l
Nitrogen (Nitrat - NO3, Ammonium - NH4) merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan tanaman dan disediakan untuk tanaman dalam bentuk yang berbeda Nitrat (NO3) danAmmonium (NH4). Tingkat nitrat dipengaruhi oleh jumlah ikan, atau beberapa perubahan air, misalnya terlalu banyak ikan dalam akuarium akan meningkatkan tingkat NO3.
Kita harus menyadari bahwa tingkat tinggi nitrat dalam kombinasi dengan fosfat akanmendorong pertumbuhan alga, untuk itu berhati hatilah bila kita ingin menambahkan nitrat.
Gejala defisiensi Nitrogen: daun tua kuning, daun muda berwarna hijau terang.


Defisiensi Potassium (K)



Direkomendasikan tingkat Kalium: 5-10mg / l
Kalium diserap sangat cepat oleh tanaman dan dibandingkan dengan macroelements lainnyakalium dikonsumsi oleh tanaman dalam jumlah yang lebih besar. Jumlah kalium yang digunakan oleh tanaman meningkat dengan intensitas ringan, misalnya untuk akuarium denganpencahayaan dari 1W / l atau lebih, potasium yang direkomendasikan adalah sekitar 10-20mg /l.
Gejala kekurangan Kalium: Daun menguning di tepi. Titik coklat pada daun, yang semakin lama semakin lebar. 



Defisiensi Iron (Fe)  

  

Tingkat Iron Rekomendasi: 0.05-0.02mg / l
Besi adalah mikronutrien yang sangat penting dan dikonsumsi oleh tanaman dalam bentuk ion.
Tanaman yang tumbuh cepat adalah indikator yang baik untuk kekurangan zat besi karenaakan segera terlihat daun baru berwarna lebih pucat dan pembuluh darah berwarna hijau.
Daun baru yang pucat terjadi karena berkurangnya kemampuan  untuk sintesis klorofil. Gejala defisiensi besi: daun baru berwarna kuning dengan urat hijau.

Defisiensi Calcium (Ca)
 


Tingkat Kalsium direkomendasikan: 20-30mg / l
Kebanyakan tanaman akuarium tidak akan pernah memiliki kekurangan kalsium karenaKalsium hadir dalam jumlah yang cukup dalam air keran.
Gejala defisiensi Kalsium: Cacat dan terhambat terbentuknya daun baru.



Selasa, 27 September 2016

Cara Merawat Aquascape

Tanggal 30 September 2016/Cileungsi

CARA MERAWAT AQUASCAPE


Salamat pagi masbro dan mbaksis…! Apa kabar anda hari ini? Semoga tetap sehat dan selalu ceria.
Pada kesempatan kali ini saya ingin mengulas sebuah artikel tentang pemeliharaan dan perawatan aquascape. Jika sebelumnya saya sudah membuat sebuah artikel tentang apa saja yg kita butuhkan untuk membuat aquascape, maka kali ini adalah artikel lanjutannya.
Ini artikel sebelumnya  Lansung saja…..http://aquascape17.blogspot.com
Jika semua yang tersebut diatas sudah dipenuhi maka kita sudah siap untuk menanam tanamannya didalam aquarium.
Langkah pertama taruh pasir kedalam aquarium sampai ketebalan 5cm, setelah itu ratakan pupuk dasar merata diatasnya, selanjutnya timpa dengan pasir kembali sampai ketebalan sekitar 10cm.
Setelah tanaman selesai ditanam, pasang tabung co2, regulator,selang,bubble counter, dan diffuser pada tempatnya. Setting filter juga harus diperhatikan dengan seksama.setelah semua terpasang, isi air aquarium anda.
Untuk pengisian ikan, bisa dilakukan setelah kurang lebih 4minggu setelah tanam, paling cepat 2 minggu. 1 minggu setelah tanam, ganti air aquarium sebanyak 50-75%. Jika sudah ga sabar bisa dicoba memasukkan beberapa ekor ikan kedalam aquarium sebagai percobaan, itupun setelah 1 minggu (minggu kedua) supaya kandungan dari pupuk dasar sudah di netralisir oleh filter.
Selanjutnya untuk pemberian pupuk cair bisa dimulai setelah 1bulan penanaman, diberikan rutin sesuai dosis dan tempo yg tertera dikemasan pupuk yg anda pilih, karena beda merk beda juga cara penggunaannya.
Untuk penggantian air lakukan rutin setiap 2 minggu sekali sebanyak maksimal 50% dari aquarium. Pencucian media filter juga jangan sampai lupa, lakukan rutin minimal 1bulan sekali.
Untuk pencahayaan dalam 1 hari cukup selama 12jam.
Jika anda rutin melakukannya maka tanaman anda akan terlihat segar dan cerah didalam aquarium anda. Jika anda memakai pendingin (chiller) cukup di stel pada suhu 25 derajat, atau bisa lebih dingin lagi, misalnya diangka 22 derajat maksimal 18 derajat. Tetapi jika terlalu dingin itu akan menimbulkan pengembunan pada kaca yg mengganggu pemandangan aquascape anda.
Selamat pagi, dan selamat beraktivitas.
*semoga berguna🙂🙂🙂


Cara Membuat Aquascape

BY ALFIAN732/  JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016


Cara membuath Aquascape, aquascape itu mudah. Kebutuhan Utama :
  • Aquarium
  • Lampu
  • Filter
  • Pasir / Soil
  • Pupuk Dasar / Pupuk Cair
  • Tanaman
  • Ikan
  • CO2 (Bisa membuat sendiri)
  • Kipas / Chiller (Jika diperlukan)
Banyak pendapat yang mengatakan bahwa CO2 adalah opsional, dimana tanaman dapat tumbuh tanpa CO2. Hal itu adalah benar, tapi seperti layaknya manusia, CO2 adalah salah satu sumber untuk tumbuh kembang tanaman. Sedangkan di dalam aquarium jumlah CO2 yang tersedia sangat sedikit sekali. Jadi bila tanaman kita kekurangan CO2 maka yang terjadi adalah pertumbuhan tanaman akan terganggu, kerdil, atau bahkan mati. Silahkan lihat artikel DIY (Do it yourself) CO2 atau membuat CO2 sendiri untuk detail pembuatan CO2. Contoh Pembuatan Aquarium Aquascape
  • Ukuran Aquarium : 55x35x35 (67L)
  • Cahaya: 50W
  • Suhu: 28 °
  • Filter: Filter gantung
  • CO2: Tabung dengan 1.5bps
  • Fauna: Iriatherina werneri, Boraras maculatus Otocinclus affinis, Red Cherry, dan Crystal Merah
  • Flora : Eleocharis acicular, Lilaeopsis mauritiana, Eleocharis geniculata, repens Juncus, Spiky lumut, lumut Taiwan, lumut dan Hydrocotyle verticillata Flame.
  • Hardscape: Batu + Kayu
LANGKAH PERTAMA:

 Siapkan aquarium, gunakan Styrofoam untuk dasar antara aquarium dan meja, gunakan Styrofoam didalam aquarium jika dirasa perlu (adanya penggunaan batu-batu lancip dalam jumlah banyak).
LANGKAH KEDUA:
Taburkan pupuk dasar, pumice atau pasir malang. Pupuk dasar tersedia dalam berbagai macam merk, JBL, Danerlee, Sera, Azoo dll. Tambahkan sedikit carbon active atau arang untuk mencegah nutrisi yang berlebihan dan mengurangi wabah algae pada saat pertama kali setup. Pupuk dasar diperlukan untuk tanaman yang bertumbuh kembang dengan akar, jika tanaman yang digunakan berupa moss, riccia atau tanaman lain yang tidak ditancap, maka penggunaan pupuk dasar boleh diabaikan.
LANGKAH KETIGA:
Gunakan pasir malang kasar / atau pumice sebagai pembatas sekaligus tempat tinggal bakteri dan tempat pengakaran, substrate yang terlalu padat akan membuat tanaman tidak dapat bernafas dan berakar yang berujung pada pembusukan akar dan kematian tanaman.
LANGKAH KE EMPAT:
Tambahkan pasir sebagai media paling atas, gunakan pasir ukuran 2-3mm untuk membantu pengakaran tanaman dan memudahkan proses menanam. Pasir yang terlalu kasar akan susah ditanami, pasir yang terlalu tajam akan melukai akar tanaman dan membuat busuk. Gunakan pasir yang telah dicuci dengan bersih agar mengurangi kemungkinan kotornya aquarium dengan partikel atau debu.
LANGKAH KE LIMA:
Silahkan mengatur hardscape / layout dari aquascape anda. Bagi saya, sebuah aquascape harus memiliki batu dan kayu, memberikan Anda kesan yang lebih alami dan memungkinkan Anda untuk membuat titik fokus dari aquascape. Tanaman silahkan disesuaikan dengan hardscape. Batu-batu jangan disebar di seluruh aquarium, tetapi buatlah kombinasi dan berikan kedalaman maksimal untuk tata letak. Waspadai ketinggian batu, jika Anda menempatkan batu kecil agar tidak tertutup oleh tanaman, batu batu yang terlalu besar tidak memberikan efek kedalaman yang diinginkan.
LANGKAH KE ENAM:
Pilihan tanaman harus dilakukan sesuai dengan ukuran dan tata letak layout. Untuk tata letak ini saya memilih tanaman kecil karena ukuran aquarium yang mini. Gunakan pinset untuk memudahkan proses tanam. Bagi tanaman dalam porsi kecil kemudian tancapkan kedalam substrate / pasir. Pemisahan tanaman pada porsi kecil dan merata akan membuat tanaman lebih cepat menyebar daripada menanamnya dalam jumlah besar pada titik tertentu. Jika telah selesai menanam isi air pelan pelan agar hardscape tidak rusak. 
HASIL AKHIR :